Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul adalah keunikan alam yang sungguh sayang jika dilewatkan, terutama ketika Anda sedang berwisata ke Yogyakarta. Anda hanya perlu menaiki kendaraan dan melintasi hutan kayu putih milik Perhutani untuk dapat sampai di lokasi.
Pada sebuah area pemancingan yang juga berfungsi sebagai area parkir,
perjalanan menuju air terjun harus dilanjutkan dengan berjalan kaki.
Ada dua opsi jalan yang bisa dilalui, yang pertama dengan menyusuri
jalans setapak. Sepanjang perjalanan Anda akan menyaksikan hamparan
sawah dihiasi lambaian nyiur kelapa.
Sementara opsi kedua terbilang cukup ekstrim, Anda harus melintasi
derasnya arus Sungai Oya dengan rakit sederhana yang terbuat dari papan
dan drum bekas.
![]() |
| Perahu rakit yang membawa ke lokasi air terjun via yogyatrip.com |
Perjalanan menuju objek wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul
ini akan sangat menyenangkan jika dilakukan pada pagi hari, terlebih
lagi apabila Anda memilih opsi melintasi Sungai Oya. Di pagi hari, arus Sungai Oya masih terbilang tenang sehingga
perjalanan dipastikan akan nyaman sembari menikmati hangatnya sapaan
mentari pagi.
Di sepanjang aliran sungai, perdu dan belukar terlihat begitu hijau
alami di tengah kokohnya tebing-tebing Karst yang melindunginya pada
sisi kanan dan kiri sungai. Suara rakit yang berirama menyibak jernihnya
air seolah berpadu dengan nyanyian alam yang sungguh menentramkan jiwa.
![]() |
| Menyusuri Sungai Oya via telusurindonesia.com |
Peta Lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -7.945841,110.487665
Mitos Air Terjun Sri Gethuk
Dibalik kepopuleran Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul ini, terselip
cerita yang melegenda berkaitan dengan lokasi dan penamaan air terjun
tersebut. Menurut kisah lokal, Air Terjun Sri Gethuk konon adalah tempat khusus
untuk menyimpan Kethuk. Kethuk adalah alat musik atau gamelan milik
makhluk halus, yakni Jin Anggo Meduro.
![]() |
| Papan selamat datang di kawasan wisata Air Terjun Sri Gethuk via piedab.blogspot.com |
Pelangi di Air Terjun Sri Gethuk
Tak lebih dari 15 menit melintasi Sungai Oya, Anda akan tiba di
lokasi Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul. Gemuruh air terjun mulai
terdengar di telinga, mengundang rasa penasaran untuk segera
menikmatinya dari dekat. Batu-batuan yang terbentuk indah di bawah air terjun tersusun
menyerupai undak-undakan laksana tepian kolam renang di rumah-rumah
mewah.
![]() |
| Menikmati guyuran air terjun via agungwibowojogja.wordpress.com |
Saat Anda memutuskan untuk lebih mendekat dan mandi di bawah air
terjun, sejurus kemudian terasa seperti berada di negeri dongeng dimana
air jernih melimpah mengguyur sekujur tubuh. Kala musim hujan, Anda berkesempatan besar untuk menyaksikan pelangi
indah di Air Terjun Sri Gethuk. Pesona pelangi yang menghiasi air terjun
ini seolah membawa Anda pada kisah dongeng tentang bidadari
berselendang pelangi.
![]() |
| Pemandangan Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul |
Kawasan wisata Air Terjun Sri Gethuk sejatinya masih butuh
pengembangan lebih serius dari stakeholder setempat. Sebab, air terjun
Jogja yang indah ini memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata
Gunungkidul yang populer. Panaroma alam yang sungguh alami dan keasrian sepanjang perjalanan
menuju lokasi terasa sungguh menyenangkan, ditambah pula dengan
satwa-satwa liar yang berkeliaran bebas.
![]() |
| Panorama alami Air Terjun Sri Gethuk via amriholiday.blogspot.com |
Rute Perjalanan ke Air Terjun Sri Gethuk
Jika Anda memulai perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta
ke lokasi Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul, Anda dapat mengambil arah
ke Wonosari. Ikuti terus jalan Jogja-Wonosari hingga sampai di pertigaan
Gading. Di pertigaan tersebut, terdapat papan penunjuk arah dan
ikutilah jalan sesuai petunjuk arah tersebut hingga Anda tiba di daerah
Playen.
Di daerah Playen, terdapat banyak petunjuk arah menuju lokasi Air
Terjun Sri Gethuk serta sejumlah objek wisata lainnya. Sebaiknya Anda
mengambil arah melalui jalan beraspal meskipun berjarak sedikit lebih
jauh dibandingkan jika melalui jalan off-road. Jalan off-road ini patut
dihindari mengingat kondisinya yang lumayan buruk atau lebih tepatnya
jalan yang berbatu.
sumber ulasan: http://www.initempatwisata.com/
sumber ulasan: http://www.initempatwisata.com/







0 komentar:
Posting Komentar